Informasi Pendaftaran/Penerimaan Santri Baru PONDOK PESANTREN DARUL ILMI SURABAYA


Ma’had Darul Ilmi Surabaya menyelenggarakan pendidikan Tahfidzul Qur’an (hapalan al-Qur’an) bagi kaum muslimin yang memiliki kesungguhan dan semangat yang tinggi untuk menghafal Al Qur’an, serta mempelajari dan mengamalkan Dienul Islam berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah Ash Shohihah dengan pemahaman Salafush Sholih, sehingga diharapkan kelak para santri bermanfaat bagi Islam dan kaum muslimin secara umum dan terkhusus pada diri pribadi santri itu sendiri.

Penerimaan santri (peserta didik) dilakukan tanpa periodisasi tahun ajaran. Sistem belajar – mengajar tidak mengenal sistem kelas. Semua peserta didik (santri) duduk dalam satu halaqoh (unit pertemuan) yang diselenggarakan oleh seorang ustadz. Ujian dilakukan secara langsung maupun secara periodik, secara lisan maupun tulisan oleh ustadz pengampu materi pelajaran.

I.  Latar Belakang Ma’had Darul Ilmi Surabaya mengkhususkan program tahfidzul qur’an adalah sebagai berikut :

1. Inilah thoriqohnya para salaf dalam memulai menuntut ilmu dan sangat bersemangat sekali dalam memperhatikan Al Qur’an. Bahkan didapatkan diantara mereka ada yang menghafalkan Al Qur’an ketika berusia 7 tahun. Bahkan ada sebagian salaf yang hafal Al Qur’an kurang dari 6 bulan sebagaimana dinukilkan oleh Asy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Ustaimin rahimahullah.

2. Hukumnya adalah fardhu kifayah sebagaimana yang dikatakan oleh Lajnah Ad Daimah dalam Fatawa-nya No.18849 dan sebelumnya oleh Al-Imam Ibnu Hajar Al Haitami rohimahulloh, sehingga apabila di suatu daerah (setingkat kota atau desa) tidak ada yang berusaha untuk menghafalkan Al Qur’an, maka akan berdosa seluruh penduduk di daerah tersebut. Oleh karena itu, ma’had Darul Ilmi berkeinginan  sangat besar untuk mendidik serta membina generasi Islam untuk menghafal Al Qur’an yang dipondasikan dengan adab dan taqwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

3. Karena merupakan metode yang paling afdhol untuk menghafalkan Al Qur’an adalah ketika masih belia dan belum baligh. Sebab ada dua keutamaan tersendiri bagi seseorang yang menghafal Al Qur’an ketika masih dalam usia yang muda, yaitu

a.Pada usia tersebut sangat mudah untuk menghafalkannya

b. Tertancapnya dengan kuat di dalam hati sehingga tidak mudah untuk hilang atau lupa (sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Utsaimin rohimahulloh dalam Majmu’ Fatawa beliau)

4. Merupakan nasehat dan sekaligus teguran dari para ulama bagi para tholabul ilmi yang dalam menuntut ilmunya tidak mengkhususkan menghafal Al Qur’an terlebih dahulu, serta merupakan suatu aib yang besar dalam metode tholabul ilminya, sebagaimana perkataan Asy Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Ustaimin rahimahullah :

 قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله تعالى : وإنه مما يؤسف له أن تجد بعض طلبة العلم لا يحفظ القرآن ، بل بعضهم لا يحسن القراءة، وهذا خلل كبير في منهج طلب العلم. لذلك أكرر أنه يجب على طلبة العلم الحرص على حفظ القرآن والعمل به والدعوة إليه وفهمه فهمًا مطابقًا لفهم السلف الصالح.

 Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin rohimahulloh berkata : “Termasuk perkara yangsangat disesalkan/disayangkan adalah kamu dapati sebagaian penuntut ilmu mereka itu tidak hapal al-qur’an, bahkan sebagian mereka tidak bagus qiro’ahnya (bacaan al-qur’annya), ini adalah suatu kekurangan yang sangat besar dalam metode menuntut ilmu. Untuk itulah saya ulangi kembali, bahwasannya wajib bagi penuntut ilmu untuk semangat menghapal al-qur’an dan mengamalkannya serta mendakwahkannya dan memahaminya dengan pemahaman yang sesuai dengan pemahaman salafus sholih.”

II. Persyaratan Umum

  1. Ahlus Sunnah wal Jama’ah (seorang Sunni-Salafy)
  2. Mandiri , dewasa dan sudah berusia 13 th atau lebih
  3. Membawa surat ijin dari orang tua masing-masing
  4. Sanggup dan bersedia mematuhi segala bentuk peraturan dan tata tertib yang diberlakukan di ma’had (tentunya yang sesuai dan tidak bertentangan dengan tuntunan syari’at islam)

III. Program Pembelajaran Ma’had

1.   Hafalan Al Qur’an

a. Santri setiap hari wajib menambah hafalan minimal  5 baris atau 1 halaman mushaf Al Qur’an (setor hapalan baru atau muroja’ah dilakukan dua kali sehari, yakni : ba’da sholat Shubuh dan ba’da sholat Ashar)

b. Ba’da Sholat Isya’, setoran hapalan antara setengah juz hingga satu juz, sesuai jadwal yang telah ditentukan

d. Santri tidak diperbolehkan menambah hafalan apabila hafalan baru belum mutqin atau terdapat 3 kali kesalahan pada saat ditasmi’.

 2.   Silsilah Pelajaran Fiqih

  • Saat ini membahas Kitab Umdatul Ahkam karya Al Imam Abdul Ghani Al Maqdisi rahimahullah (untuk Ikhwan/santri putra dan masyarakat umum)
  • Sedangkan untuk akhwat/santri putri, saat ini sedang membahas kitab Bulughul Marom
  • Insya Alloh akan dilanjutkan dengan kitab-kitab fiqih lainnya

 3.   Silsilah Pelajaran Aqidah

  • Insya Alloh dibahas kitab-kitab Silsilah Aqidah sesuai dengan kurikulum ma’had (pondok) yang  telah ditentukan.
  • Kitab aqidah yang saat ini sedang dibahas adalah Kitab Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid dan Kitab Syarh Lum’atil I’tiqod (untuk Ikhwan/santri putra dan masyarakat umum)
  • Adapun untuk Banat/Akhwat sedang membahas kitab Syarh Tsalatsatil Ushul

 4.   Silsilah Bahasa Arab

  • Nahwu dan Shorof
  • Saat ini untuk para santri sedang dibahas kitab At-Tuhfah Al-Washobiyyah Fii Tas-hil Matan Al-Ajrumiyyah
  • Perhatian : Insya Alloh untuk tahun ini dan selanjutnya, program Silsilah Lughoh (Bahasa Arab) ini lebih diperbanyak dan lebih ditekankan, selain program inti Tahfidzul Qur’an. Hal ini adalah untuk membantu santri memudahkan dalam menghapal Al-Qur’an dan memahami kitab-kitab yang dikaji.

 5.   Adab dan Akhlaqul karimah

a. Santri dibiasakan untuk melakukan ibadah-ibadah wajib dan juga yang sunnah, seperti sholat malam, sholat rawatib, sholat dhuha, berpuasa hari Senin dan Kamis serta ibadah-ibadah yang lainnya. Ibadah-ibadah sunnah tersebut sangat ditekankan/dianjurkan untuk diamalkan para santri, agar menjadi kebiasaan baik yang melekat pada diri mereka kelak  dimanapun mereka berada.

b. Berakhlak sesuai dengan tuntunan dan teladan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabatnya radhiyallahu ‘anhum ajma’in

 

IV. Jadwal Dars ‘Am (pelajaran untuk umum) ba’da maghrib (yang saat ini sedang berjalan) :

 1. Hari Ahad :

Kajian Kitab Shohih Al-Bukhori, bersama Ustadz Abu Amr Ridwan Al-Ambony

 2. Hari Senin:

Kajian Kitab Al-Adzkar, bersama Ustadz Abu Abdirroman Yoyok WN

 3. Hari Selasa :

Kajian Kitab Al-Hilyatus Saniyyah Li Tholibil Uluumi As-Salafiyyah, bersama Ustadz Abu Abdirroman Yoyok WN

 4. Hari Rabu :

Kajian Kitab Umdatul Ahkam, oleh Ustadz Abu Abdillah Muhammad Asnur

 5. Hari Kamis :

Kajian Kitab Riyadhus Sholihin, bersama Ustadz Abu Abdillah Muhammad Asnur

 6. Hari Jum’at :

Kajian Kitab Tafsir As-Sa’di, bersama Ustadz Abu Abdillah Muhammad Asnur

 7. Hari Sabtu :

Kajian Kitab Shohih Al-Bukhori, bersama Ustadz Abu Amr Ridwan Al-Ambony

 

V. Biaya Pendidikan Per Bulan :

Tidak bisa kita pungkiri, bahwa untuk kemajuan dan kelancaran sebuah proses pendidikan, membutuhkan bekal dan biaya yang tidak sedikit, lebih-lebih untuk kebaikan generasi anak-anak kita ke depan, khususnya bagi kebahagiaan kita dan anak-anak kita di dunia dan di akhirat.

Awalnya, Ma’had Darul Ilmi memberikan pendidikan Tahfidzul Qur’an dan Diniyyah secara gratis atau cuma-cuma untuk seluruh santri, namun karena semakin banyaknya jumlah santri yang dibina/diasuh, jumlah biaya yang dibutuhkan pun semakin tidak sedikit.

Oleh karena itu, mulai program pengajaran tahun ini dan berikutnya, dengan penuh terpaksa kami para pengasuh dan pengurus pondok menentukan biaya per bulan untuk santri adalah sebesar Rp 200.000,-. (dua ratus ribu rupiah), dan inipun hanya untuk biaya makan santri itu sendiri.

Adapun biaya lainnya untuk keperluan pondok, insya Alloh berasal dari sumber-sumber lain yang halal dan tidak mengikat, semoga Alloh membantu dan menolong kita semuanya untuk kelangsungan Pondok Pesantren yang kita cintai ini.

Karena itulah kerjasama dan peran orang tua/wali santri sekalian dalam masalah pembiayaan ini, insya Alloh bisa membantu kemajuan pendidikan anak-anak kita semua, wallohu a’lamu bis showab.

Untuk informasi lebih lanjut (tentang program ini), bisa menghubungi : Ust. Abu Abdillah Asnur ( 085 232 597 660 )

 

VI. Gedung / Tempat Belajar :

Alhamdulillah, saat ini tempat belajar untuk para santri insya Alloh sudah cukup memadai. 

a. Untuk Santri Syabab (remaja/dewasa), menempati ruang belajar di Masjid Darul Ilmi, yang terdiri dari dua lantai, ruang bawah untuk masjid / tempat ibadah dan tempat seluruh kegiatan belajar, sedangkan ruang atas untuk asrama (tempat tinggal/istirahat santri), tempat berada di Jalan Raya Candi Lontar, Blok 41 Q no. 29 Tandes Surabaya (sebelah timur Terminal Manukan Tandes Surabaya)

b. Untuk Santri Banin dan Banat  (anak laki-laki dan wanita yang belum dewasa/masih kecil), menempati Gedung Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Lil Banin wal Banat, di Jalan Manukan Wasono Gg Lebar No. 2 Tandes Surabaya  (sebelah selatan Pom Bensin Manukan). Ruang belajar utama di musholla pondok, sedangkan untuk istirahat telah disediakan asrama khusus untuk mereka.

 

VII. Lain-lain :

Selain program tersebut di atas, Ma’had Darul Ilmi Surabaya juga membuka program pendidikan untuk anak-anak, sebagai berikut :

1. Roudhotul Athfal (Taman Kanak-Kanak) dan Pra Tahfidzul Qur’an

Usia 4-6 tahun (TK), berlangsung 2 tahun (untuk tahun pelajaran ini, TK hanya menerima santri/anak didik putri (anak perempuan) saja karena terbatasnya tenaga pengajar)

Usia 7-9 tahun (Pra Tahfidz), berlangsung 1 tahun atau sesuai kebutuhan, untuk persiapan masuk program tahfidz.

Untuk program TK, sistemnya santri pulang pergi, tidak menerima tinggal di asrama. Adapun Pra Tahfidz yang sudah bisa mandiri (bisa cuci pakaian sendiri dan bisa mengurus diri sendiri, boleh tinggal di asrama)

(untuk informasi, hub Ust Yoyok WN, 081 288 089 453)

2. Tahfidzul Qur’an lil Banin  (Anak Laki-Laki)

Usia 10-13 tahun, dan bisa mandiri.

(untuk informasi, hub Ust Yoyok WN)

3. Tahfidzul Qur’an lil Banat (Anak Perempuan)

(untuk informasi, hub Ust Asnur)

Khusus untuk program ini, pondok hanya menerima santri anak-anak putri yang ada mahromnya, adapun yang tidak ada mahromnya kami tidak menerimanya.

Catatan : Untuk program tahfidzul qur’an lil banat ini, diasuh oleh para ustadzah yang ada, kemudian ada dars (pelajaran) tambahan khusus pagi hari (jam 10.00-11.15 wib), yang dars ini diikuti juga oleh para akhwat dan ummahat, yang diasuh oleh para ustadz, diantaranya sebagai berikut :

1. Hari Senin :

Kajian Kitab Shohih Al-Bukhori, bersama Ustadz Abu Amr Ridwan Al-Ambony

2.Hari Selasa :

Kajian Kitab Bulughul Marom, bersama Ustadz Abu Abdillah Muhammad Asnur.

3. Hari Rabu :

Kajian Kitab Syarh Tsalatsatil Ushul, bersama Ustadz Abu Abdirrohman Yoyok

Untuk Pengajian Ummahat (Ibu-Ibu warga Pondok & Masyarakat Umum) :  Setiap hari Jum’at Pagi & Ahad pagi (jam 10.00-11.15 WIB), yang juga diisi/diasuh oleh para ustadz tersebut di atas secara bergantian, dengan materi dars umum/tematik tentang kewanitaan (Fatawa Al-Mar’ah, Ahkamul Janaiz dan lain-lain)

Catatan : Ma’had (Pondok Pesantren) Darul Ilmi Surabaya selalu siap menerima santri yang ingin belajar di tempat ini, kapan saja dan bisa sewaktu-waktu, selama bisa mengikuti peraturan dan tata tertib Ma’had. 

Wallohu a’lamu bis showab.

 

 

 

 

          

 

By abu abdirrahman Posted in Info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

     

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>